Lembaga Konsultasi SCHEMA

SCHEMA, Layanan Pemeriksaan dan Konsultasi Psikologi Belajar

Menuju dunia baru, dunia sekolah dasar…

Sekolah dasar menjadi dunia baru yang menuntut anak menjadi lebih serius dibandingkan ketika ia masih duduk di kelompok bermain atau TK. Kemampuan skolastik atau calistung tidak lagi sekedar diperkenalkan namun diajarkan, demikian halnya dengan tuntutan perilaku yang lebih terkontrol dan terarah. Bertambahnya jam pelajaran dan jenis pelajaran pun menuntut anak mampu beradaptasi dengan perubahan tersebut.

Kesiapan sekolah sendiri merupakan suatu kondisi di mana anak telah memiliki kesiapan yang cukup memadai baik secara fisik, kognitif, emosi maupun sosial dalam memenuhi tuntutan lingkungan, dalam hal ini terkait erat dengan sekolah yang akan dimasukinya.

Pada umumnya ketika anak berusia kurang lebih 6 tahun atau pada tahun terakhir di taman kanak-kanak mulai dapat diamati tahap kesiapannya untuk memasuki kehidupan sekolah yang sebenarnya yakni sekolah dasar.

Perlukah mengetahui taraf kesiapan sekolah anak?

Kendati bukan merupakan keharusan, tetapi pada kenyataannya dengan mengetahui taraf kesiapan sekolah seorang anak akan lebih memudahkan orang tua, guru, maupun anak yang bersangkutan khususnya selama masa penyesuaian di tahun pertama sekolah dasar.

Orang tua dapat memilih sekolah yang lebih tepat untuk anak, guru TK dan guru SD pun memiliki gambaran mengenai kesiapan anak secara umum maupun pada masing-masing aspek. Tentunya pemilihan sekolah yang tepat akan membantu anak dalam menjalani hari-harinya di sekolah dasar.

Di mana dan kapan dilakukan pemeriksaan psikologis Taraf Kesiapan Sekolah?

1. Taman Kanak-kanak

  • Pada dasarnya hasil pemeriksaan yang dilakukan di taman kanak-kanak pada semester 1 TK B dapat dipergunakan sebagai acuan bagi guru TK atau orang tua, dengan bantuan psikolog, untuk menyusun program individual khususnya bagi anak yang menunjukkan hasil “belum siap sekolah” atau “ragu-ragu”. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan ulang di semester 2 dan jika hasil yang diperoleh belum memenuhi persyaratan “siap sekolah”, maka perlu dilakukan pemeriksaan psikologis yang lebih mendalam.
  • Dalam proses penerimaan siswa baru di sekolah dasar, beberapa sekolah mensyaratkan surat keterangan dari psikolog mengenai taraf kesiapan sekolah calon siswa.

2. Di Sekolah Dasar

  • Hasil pemeriksaan Taraf Kesiapan Sekolah berfungsi sebagai bahan masukan bagi guru SD kelas 1 guna memberikan pelayanan pendidikan yang berkesinambungan sekaligus sebagai acuan dalam menyusun program individual jika diperlukan.
  • Pemeriksaan Taraf Kesiapan sekolah juga dapat dipergunakan sebagai pendukung dalam proses seleksi yang dilakukan sekolah dasar, utamanya jika jumlah pendaftar melebihi daya tampung sekolah.

Mengapa SCHEMA?

Berawal dari kesadaran bahwa setiap anak adalah harapan, setiap anak adalah juga masa depan, bagi dirinya sendiri, keluarga, bahkan bagi negaranya. Tak mengherankan jika setiap anak diharapkan mencapai prestasi akademik yang menonjol, kesempatan belajar yang sesuai, serta kesempatan meraih cita yang mereka idamkan.

SCHEMA sebagai lembaga layanan psikologi, khususnya di bidang pendidikan dan sekolah, dengan sasaran anak dan remaja mencoba memberikan inspirasi, bekerja sama menemukan potensi, sehingga ide tentang meraih cita menjadi lebih terarah.

Adalah sebuah keharusan bagi kami untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang menjadi klien kami. Sebagai lembaga layanan psikologi, SCHEMA didukung oleh beberapa psikolog yang berpengalaman menangani kasus dan melakukan pemeriksaan psikologik di bidang pendidikan dan sekolah, khususnya klien anak dan remaja.

Siapa sajakah kami?

Miwa Patnani, M.Si., Psikolog ; Rosana Dewi Yunita, MSi.,Psikolog ; Irma Sukma Dewi, Psikolog yang semuanya adalah lulusan dari Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada dan telah berpengalaman lebih dari usia anak balita serta memiliki surat ijin praktek sebagai psikolog.

Terkait dengan Pemeriksaan Taraf Kesiapan Sekolah, layanan apa yang ditawarkan SCHEMA?

1. Tes Kesiapan Sekolah (TKS), aspek yang diungkap adalah :

  • Pengamatan bentuk dan kemampuan membedakan
  • Motorik halus
  • Pengertian ttg dasar jml dan perbandingan
  • Ketajaman Pengamatan
  • Pengamatan Kritis
  • Konsentrasi
  • Daya Ingat
  • Pengertian tentang Obyek dan penilaian situasi
  • Pemahaman/Orientasi lingkungan sosial 25 menit

2. Tes Inteligensi, yang dapat disajikan secara :

Klasikal, di mana aspek yang diuangkap adalah :

  • Ketelitian kerja
  • Ketahanan dalam melaksanakan tugas
  • Kemampuan motorik
  • Kecepatan dan ketelitian
  • Kemampuan Nonverbal

Individual, di mana aspek yang diuangkap adalah :

  • Kemampuan verbal, nonverbal maupun sosial

3. ObservasiWawancara,

mempertajam pemahaman tentang kemampuan dan kematangan anak, bisa memperkuat data untuk deteksi dini perkembangan anak, sehingga bisa dilakukan penanganan lebih dini

Iklan

Satu Tanggapan

  1. terus berjuang… dan selamat jalan….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: