tentang pornografi atau hal-hal yang berbau seksualitas

hmm … sebenarnya anak-anak itu organ-organ reproduksinya belum matang, jadi belum ada dorongan seksual dari dalam dirinya, yang ada adalah keingintahuan yang luar biasa besarnya … terutama jika ia pernah melihat/mendengar/mengalami peristiwa yang berkaitan dengan seksualitas …

fenomena anak yang bermasturbasi, menahan BAB, dan ngemut jari yang dijelaskan ala Freud kaya’nya pernah saya ceritakan di postingan terdahulu, tapi kaya’nya di thred yang lama deh …

sekarang saya mau cerita dari sudut pandangnya Bandura …

Intinya, menurut Bandura, individu belajar dari pengamatannya terhadap apa yang dirasakan dan dipikirkannya saat lingkungannya bereaksi atas perilaku atau tutur katanya atau orang lain yang sedang diamatinya. Jadi, menurut Bandura, tidak selalu individu yang sedang belajar itu harus mengalami peristiwa itu sendiri, bisa saja hanya dengan mengamati peristiwa yang terjadi di sekelilingnya.

Untuk kasus pornografi, mungkin saja ia pernah melihat/mendengar/mengalami peristiwa seksualitas yang menurutnya mengakibatkan efek yang menyenangkan jika dilakukan.

Tidak perlu melihat ortunya melakukan hubungan, hanya dengan melihat film-film (makanya ati-ati kalau nyimpen) atau mendengarkan cerita-cerita seru di saat arisan atau becandaannya bapak-bapak, sangat memungkinkan si anak akan mencari tahu “Apa benar yang begitu itu enak?”

Nah … tugas kita lah untuk menjelaskan hal ini pada anak-anak … dan terus terang, ini sulit sekali karena bukan budaya kita untuk dapat berdiskusi mengenai seksualitas secara terbuka …

Walaupun sebenarnya untuk anak-anak berusia 4 tahun ke atas kita sudah bisa mendiskusikan hal ini dengan sederhana, cuma ya itu, keragu-raguan kita dan keengganan kita lah yang justru mendorong anak untuk mengeksplorasinya sendiri.

salam,

Yanti D.P.

Iklan

2 Tanggapan

  1. jelaskannya dengan gaya bahasa yang cukup dimengerti anak

  2. jelaskannya dengan gaya bahasa yang cukup dimengerti anak

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: