Pelajaran Membaca dan Menulis di TK

Entah saya yang salah ingat, atau memang benar bahwa pemerintah melalui berbagai media massa pernah menyatakan bahwa TK tidak diperbolehkan untuk mengajarkan anak-anak untuk membaca dan menulis.

Kenyataannya :

  1. SD favorit menyiratkan kemampuan baca tulis sebagai prasyarat untuk diterima.
  2. Buku-buku pelajaran kelas 1 SD, semuanya, menunjukkan bahwa materi dalam buku tersebut hanya dapat dipelajari dengan baik jika anak sudah dapat membaca dan evaluasi hasil belajar hanya bisa dikerjakan oleh anak yang sudah dapat menulis.
  3. Muatan kurikulum SD kelas 1, baik yang berlaku secara nasional maupun lokal, menuntut alokasi waktu belajar yang tidak akan cukup jika harus dibagi dengan mengajarkan anak cara membaca dan menulis dari permulaan.
  4. Walau tidak ada dalam standar kompetensi, sebagian besar TK mengajarkan siswanya untuk menulis halus (tegak bersambung).
  5. Standar kompetensi TK, ternyata, memuat adanya indikator yang menyiratkan kemampuan anak dalam membaca dan menulis, yaitu :
  • Membaca buku cerita bergambar yang memiliki kalimat sederhana dan menceritakan isi buku dengan menunjuk beberapa kata yang dikenalnya
  • Menghubungkan dan menyebutkan tulisan sederhana dengan symbol yang melambangkannya
  • Membuat gambar dan menceriterakan isi gambar dengan beberapa coretan/tulisan yang sudah berbentuk huruf/kata

Jadi, kalau melihat kenyataannya, terutama standar kompetensi TK, dan dihadapkan dengan fakta bahwa pelajaran calistung (baca, tulis, dan hitung) dapat menjadi beban bagi anak jika tidak disajikan secara tepat.

Terus terang, saya jadi bertanya-tanya, apakah semua pelajaran menulis sudah disajikan dengan tepat? Bagaimana caranya?  Apakah telah memperhatikan tingkat pertumbuhan dan perkembangan masing-masing anak? Apa ukuran tepatnya untuk tingkat kesiapan anak menulis? Dari Apakah sudah memperhitungkan unsur kesenangan dan spontanitas bermain dibandingkan dengan tingkat kesulitan menulis?

Mungkin saya perlu belajar lebih giat agar dapat yakin bahwa mengajarkan anak-anak untuk menulis tidaklah harus menunggu kesiapan anak.

Yanti D.P.
1 Mei 2008

Satu Tanggapan

  1. Dapatkah dirilis materi kursus pelajaran MMP, metode penyampaian, dan peralatan/medianya?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: