Warna

Penulis : Benedicta S.B. Widyandani

Mengapa suatu benda dapat dikenali dengan berbagai warna seperti merah, hijau, kuning , dan sebagainya, karena secara alami mata kita dapat menangkap cahaya yang dipantulkan dari permudaan benda tersebut. Benda yang berwarna merah, sebenarnya karena ia memantulkan warna merah yang ditangkap oleh mata melalui retina menembus kesadaran kita, untuk selanjutnya benda yang tampak tersebut sebagai benda yang berwarna merah. Demikian pula terhadap benda yang berwarna kuning, hijau, biru dan sebagainya. Sehingga dapat dimengerti bahwa warna merupakan kesan yang ditimbulkan cahaya pada mata (Soegeng TM, 1987)

Warna sebagai salah satu elemen atau medium seni rupa, merupakan unsur susun yang sangat penting. Kartika mengatakan bahwa warna sangat berperan dalam segala aspek kehidupan manusia. Hal ini dapat dilihat dari berbagai benda atau peralatan yang digunakan oleh manusia yang selalu dipindah dengan penggunaan warna.

Peran Warna

Demikian eratnya hubungan warna dengan kehidupan manusia maka warna mempunyai peranan yang sangat penting, yaitu :

  • Warna sebagai warna. Kehadiran warna tersebut sekadar untuk memberi tanda pada suatu benda atau barang, atau hanya untuk membedakan ciri benda satu dengan lainnya tanpa maksud tertentu.
  • Warna sebagai representasi alam. Kehadiran warn merupakan penggambaran sifat objek secara nyata, atau penggambaran dari suatu objek alam sesuai dengan apa yang dilihatnya. Misalnya warna hijau untuk menggambarkan daun, rumput, dan biru untuk laut, gunung, langit dans sebagainya. Warna-warna tersebut sekadar memberikan ilustrasi dan tidak mengandung maksud lain.
  • Warna sebagai tanda/lambang/simbol. Kehadiran warna merupakan lambang atau melambangkan sesuatu yang merupakan tradisi atau pola umum. Kehadiran warna disini banyak digarap oleh seniman tradisi dan banyak dipakai untuk memberi warna pada wayang, batik, dan tata rupa.

Jenis-jenis Warna

Menurut Munsell ada 3 jenis warna yaitu :

  1. Warna dasar yaitu merah, kuning, hijau, biru, dan ungu.
  2. Warna intermediate pertama adalah pencampuran 2 warna dasar. Misalnya merah dan kuning menjadi merah kuning atau oranye.
  3. Warna intermediate kedua adalah pencampuran antara warna dasar dengan warna intermediate pertama. Misalnya orange dengan merah menjadi merah oranye.

Sedangkan Mofit mengatakan membagi jenis warna menjadi dua :

  1. Warna Pokok yaitu merah, kning, biru.
  2. Warna kontras yaitu perpaduan antara warna-warna pokok.

Teknik Mewarnai : Teknik mewarnai adalah cara memberi warna pada gambar sehingga memberikan karakter pada objek gambar.

Dalam buku Cara Mudah Menggambar dengan Pensil yang disusun oleh Apriyatno dikatakan bahwa unsur-unsur rupa dalam menggambar diantaranya adalah :

  1. Garis adalah unsur paling mendasar yang membentuk sebuah objek.
  2. Bidang adalah garis-garis yang membentuk bidang dasar dua dimensi.
  3. Bentuk adalah garis-garis yang membentuk bangun dasar tiga dimensi.
  4. Arsir adalah pengulangan garis secara acak dan saling menyilang dengan tujuan mengaisi bidang gambar yang kosong. Teknik arsir ini dapat digunakan saat mewarnai gambar. Macam-macam arsir diantaranya sebagai berikut : Arsir Searah, Arsir Silang, Arsir Acak, dan Arsir Gradatif.  Arsir memiliki fungsi sebagai berikut :
  • Memberikan karakter objek gambar
  • Memberikan kesan bentuk dan volume benda
  • Memberikan kesan jarak dan kedalaman pada gambar
  • Mengisi bidang kosong
  • Finishing touch gambar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: