Anak-anak tidak dapat menerima informasi jika mereka tidak membutuhkannya

Ketika Anda mengatakan pada anak Anda ketika sedang berbelanja di Mall “Jangan jalan jauh-jauh dari Mama, nanti kamu tersesat” , ia akan melupakan pesan Anda tersebut ketika di kejauhan sana ia melihat sesuatu yang menarik perhatiannya dan Anda sedang sibuk memilih barang yang paling murah.

Beberapa kali seorang ayah mengatakan “Tadi sudah dibilangin jangan mainan pintu, nanti terjepit lagi seperti kemarin. Lupa ya?” Tampaknya si ayah benar. Ketika rasa sakit karena terjepit daun pintu yang diayun-ayunkannya hilang, anak akan lupa. Menurutnya daun pintu itu memang terlihat untuk diayun-ayunkan, sampai dia menemukan faktor penyebab daun pintu tersebut dapat berayun.

Jadi sebaiknya Anda menjelaskan hal-hal yang ingin diketahui anak, bukan nasehat mengenai akibat dari upaya pencaritahuannya

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: